
A.Unsur intrinsik.
a.Tema : Balas dendam.
►Karena cerita ini menceritakan seorang wanita bernama Kimie yang ingin membalas dendam kepada suaminya karena dia telah menuduh suaminya yang sebelumnya.
b.Alur : Maju.
►Karena menceritakan hal-hal dari awal yaitu dari sebelum kasus itu terungkap hingga ditemukan siapa pelakunya.
c.Latar : 1. Tempat : Kantor Detektif Kogoro, rumah Pak Ikio Tsujimura.
2. Waktu : Siang hari.
3. Suasana : Penuh dengan kepanikan dan kebingungan.
►Karena cerita dimulai dari kantor Detektif kogoro pada siang hari, lalu tiba-tiba datang seorang wanita bernama Kimie yang mengajak ke rumahnya yang tidak lain merupakan rumah Pak Ikio Tsujimura suaminya. Situasi disana mulai panik setelah Pak Ikio tiba-tiba meninggal setelah terjatuh dari bangkunya. Lalu orang-orang disana pun kebingungan atas peristiwa kematian Pak Ikio yang mendadak tersebut.
d.Tokoh : 1. Shinichi Kudo : Cerdas, misterius.
2. Heiji Hiroto : Ceroboh, mudah puas, sedikit angkuh.
3. Inspektur Megure : Cermat, tenang.
4. Kimie Tsujimura : Pendendam, iri.
5. Kogoro Mouri : Cereboh, agak bodoh.
6. Yukiko : Lembut, sabar, ramah.
7. Ikio Tsujimura : Licik, sadis, pembohong.
e.Amanat : Kita harus selalu berbuat baik kepada orang lain meskipun orang ter-
kadang sering mengkhianati kita. Karena bila kita berbuat baik kepa-
da orang lain, maka kebaikan itu akan kembali kepada diri kita sen-
diri dan sebaliknya.
f.Sudut pandang: Orang ketiga ( diaan ).
►Karena pengarang ( aku ) berada di luar cerita atau tidak terlibat langsung di dalam cerita.
g.Konflik : 1. Batin.
Kimie sangat membenci Ikio karena dia telah menuduh suamin-
nya korupsi hingga dia dikucilkan dari masyarakat.
2. Kelompok.
Tidak disetujuinya pernikahan Takayoshi dengan Yukiko,karena
sebenarnya Yukiko merupakan anak Kimie dari suaminya yang
sebelumnya Kenji Yamashiro.
B. Unsur ekstrinsik.
a.Moral : Sifat pendendam
► Nyonya Kimie ingin membalas dendam terhadap perlakuan Pak Ikio terhadap suaminya terdahulu.
b.Agama : Pernikahan sedarah.
► Pernikahan sedarah dilarang agama karena dapat menghasilkan keturunan yang kemungkinan memiliki kecacatan.
0comments:
Post a Comment